Keberhasilan yang dicapai oleh layanan BlackBerry (BB) di pasar Indonesia ikut mendorong pabrikan ponsel dan operator telekomunikasi untuk memberikan layanan serupa dengan smartphone produk Research in Motion (RIM). Misalnya aplikasi jejaring sosial, konten, serta Instant Messaging (IM). Sebagian fokus pada beragamnya fitur. Sebagian lagi membuat inovasi pada layanan lebih terjangkau.
Dikutip dari pernyataan Executive General Manager Telkom Flexi Triana Mulyatsa , saat ini untuk urusan teknologi, ada berbagai handset dari Telkom Flexi yang punya layanan lebih ekonomis daripada BB. Misalnya, Hape Chatting. Sejak rilis Januari 2010 lalu, pihaknya berhasil menjual 110 ribu unit. “Sekarang kami siapkan 300 ribu Hape Chatting terbaru,” ungkap Triana.
Salah satu produk on device portal (ODP) Flexi adalah Hape Flexi Chatting yang berbentuk candy bar. Ponsel yang dilengkapi aplikasi media sosial dan FlexiChatting dijual mulai Rp 200 ribuan. FlexiChatting berupa aplikasi jejaring sosial berbentuk IM yang memungkinkan pelanggan Flexi terkoneksi dengan sesama pengguna Flexi dengan identitas unik.
Menurut Triana, bersosial networking melalui layanan Flexi lebih murah dibanding menggunakan layanan BlackBerry. Sebagai perbandingan dicontohkan sebagai berikut, pelanggan yang mengaktifkan aplikasi IM ditambah berlanggan konten media hanya menghabiskan Rp 20.000 per bulan. Sementara layanan sejenis melalui BB mencapai Rp 150.000 per bulan.




















1 Comment Received
Pingback & Trackback
Leave A Reply